Teruntuk diriku di masa depan.
Bagaimana kabarmu sekarang? Masih cukup sehatkah kamu berpikir positif? Masihkah kamu mensyukuri apa yang kamu miliki saat ini? Apakah kamu sudah menemukan jati dirimu sekarang ini? Sudahkah kamu mencintai dirimu sendiri? Dan masihkah matamu berpandangan positif terhadap dunia? Aku harap iya, karena akan menjadi sia sia saja aku bertahan hingga kini.
Tadinya aku ingin menuliskan surat ini untuk diriku dimasa lalu tapi setelah kupikir-pikir untuk apa? Lagipula tidak ada mesin waktu yang dapat mengirimkan pesannya nanti. Jadi lebih baik aku tuliskan saja kepadamu diriku di masa depan.
Jujur saat ini aku merasa sangat putus asa dengan keadaan hidupku, ingin menangis namun akan terdengar sangat aneh apabila seorang laki laki melakukan hal itu, kadangkala juga aku merasa ingin menghilang, bahkan sempat terlintas untuk melakukan hal bodoh seperti bunuh diri hahaha, tapi aku masih berusaha berpikiran positif dan menjalani hidupku sebaik mungkin karena apabila aku tidak melakukannya maka surat ini tidak akan tersampaikan. Karena ada hal yang perlu kau ingat, hidup itu tidak pernah semulus bak kereta api yang berjalan sesuai jalurnya, pasti ada saja kerikil kecil yang menghadangnya.
Berbagai cobaan telah kita lalui bersama tertawa, sedih, bahagia, senang dan segala rasa yang telah aku rasakan dalam mengarungi hidup ini telah membawa hidup kita ke level yang membentukmu seperti sekarang ini. Diriku kau telah menjadi saksi atas segala yang telah aku lewati, maka izinkan aku untuk mengucapkan terima kasih atas apa yang telah terjadi selama ini dan juga telah menemaniku hingga aku berada di fase yang dapat disebut sebagai dewasa.
Kepada diriku dimasa depan, aku yang sekarang ini bukanlah pribadi yang sempurna, masih belum dapat berpikir luas tentang kehidupan, masih mudah merasa putus asa akan kehidupan ini, aku juga sesekali merasa hidupku tidak berguna, penuh akan depresi tanpa aku sadari, mencoba tetap tersenyum dihadapan orang orang bahkan lucunya aku suka berusaha membuat orang lain tertawa hahaha. Tetapi, berkat hal itulah aku mendorong diriku dan tentu ada tuhan yang menjadi dorongan terbesarku untuk kembali bangkit dan berani untuk menghadapi hari esok.
Sudah banyak kenangan buruk yang kita lewati bersama sama, tapi ingatlah selalu bahwa kita harus belajar dari suatu kesalahan yang telah kita perbuat, ambil baiknya dan buang hal buruknya. Bukankah kita sudah sepakat untuk melakukan hal tersebut, ya walaupun sesekali terkadang kita suka termakan omongan kita sendiri.
Berbicara soal itu, hei diriku di masa depan apakah kamu sudah menemukan seseorang yang menjadi pendamping hidupmu dan menjadi tempatmu berbagi suka maupun duka? Hahaha, jika iya aku sangat iri kepadamu, ingatkah kamu dulu kita selalu berandai andai bagaimana nantinya apabila kita sudah berkeluarga? Sungguh khayalan yang konyol ya, tapi tolong siapapun pendamping hidupmu saat ini tolong jaga dia sebaik mungkin jangan pernah kau kecewakan dia jangan seperti diriku yang sekarang ini, yang masih saja terikat dengan masa lalu.
Dulu aku pernah bermimpi ingin menjadi seorang Penulis. Entah kelak terwujud atau tidak, tapi yang pasti aku tau dan kita semua tau bahwa hidup tidak selalu sesuai rencana. Kadang, hanya kadang, bisa jadi lebih baik. Aku rasa ada alasan kenapa aku bisa menjadi seperti sekarang ini, karena memang aku seharusnya berada disini.
Untuk diriku dimasa depan, hatiku ini, yang cuman satu-satunya telah hancur berkali-kali. Tapi aku berterima kasih, aku jadi mempunyai banyak hal untuk disampaikan. Sedangkan untuk diriku dimasa depan, jika kau terus mencari kau akan menemukan jawabannya tentang tempat dan tujuan yang harus diraih.
Semua hal dalam hidup mempunyai tujuannya masing-masing, jadi kau harus berjuang dan meraih mimpimu. Janganlah menyerah dan janganlah menangis ketika kau merasa ingin menghilang, percayalah selalu dengan suara hatimu yang bisa menuntunmu.
Aku juga tidak tahu bagaimana nantinya aku menjalani kehidupan yang tidak terhindari, akan tetapi yang jelas, wahai diriku di masa depan mari kita jalani hidup kita dengan senyuman selebar mungkin dan jalani hidup sepenuh hati. Karena aku yakin masih sangat banyak hal yang ingin kau lakukan bukan? Dan kau juga masih sangat ingin menuliskan sebuah cerita bukan? Masih ingin membahagiakan orang orang disekitarmu kan?
Hidup itu bagaikan roda, selalu berputar terkadang kita diatas terkadang juga kita dibawah. Jika kamu membaca ini aku yakin hidupmu saat ini sedang berada di titik rendah, jika memang itu benar aku percaya kamu dapat melaluinya dengan dirimu yang sekarang ini, dirimu yang sudah melalui banyak perjalanan hidup, sudah bertemu banyak orang termasuk orang spesial itu yang menjadikanmu tempat dia pulang.
Jangan mudah putus asa lagi, kamu sudah berbeda bukan kamu yang dulu lagi, berjuanglah dan tetaplah bahagia, cintai dirimu sendiri hargai dirimu sendiri, dan jalanilah kehidupan yang berlika liku itu.
Ah iya, aku juga memiliki permintaan, tapi bisakah setelah ini kamu menuliskan sebuah surat lagi untuk diri kita dimasa tua nanti? Hahaha, akan terdengar sangat lucu ya tapi mungkin saja diri kita dimasa tua nanti akan sangat bahagia apabila membaca surat yang kita tuliskan bersama.
Tulisan ini aku buat untuk aku di masa depan, dimana aku melihat perjuangan, tantangan, kemalasan dan sekaligus juga semangat menggebu dalam mempelajari hal baru.
Tulisan ini dibuat untuk aku di masa depan, bahwasanya sesuatu akan berlalu dan tidak ada yang tidak mungkin hingga semuanya sudah selesai dilaksanakan.
Tulisan ini ku buat untukku di masa depan, dimana yang akan lebih menguatkanku terhadap tantangan apapun, karena malu jika mengeluh, malu dengan perjuangan yang sungguh luar biasa hingga tahap ini.
Tulisan ini ku buat untukku di masa depan, ketika ada orang bertanya bagaimana perjalanan menggapai mimpi. Aku tahu mimpi itu tak terbatas. Namun aku hanya memilih segelintir dari sekian, fokus mengerjakan apa yang ada didepan mata dan berharap sampai pada tujuan.
Izinkan aku mengakhiri tulisanku sampai disini saja, berterima kasihlah pada dirimu yang dulu ini karena telah mengingatkan apa arti keberadaanmu selama ini dan kuharap kamu yang sekarang ini sudah mendapatkan banyak kebahagiaan lebih yang sebelumnya belum pernah kamu dapatkan sedikitpun.
Selamat melangkah.